Sunday, March 8, 2015

Review : Cintapuccino

Author : Icha Rahmanti
Kategori : Chick Lit, Romance
Format : Paperback (260 halaman)
Penerbit : Gagas Media (2004)
Bahasa : Indonesia

ISBN-10 : 979600225
ISBN- 13 : 978-979600222

Deskripsi Goodreads :
Cintapuccino membawa saya ber-flashback-ria ke zaman sekolah/kuliah dulu. Obsesi? oh obsesi? racun tapi bikin kangen!!!

Cerita cinta yang simpel dengan bahasa yang simpel juga, tapi semua kerasa pass karena nggak berlebihan.

?bikin penasaran buat baca terus?

Emotion?s flowing down on me when I read this book.

Buku ini bisa bikin Na tersenyum, ketawa & juga menangis!

Lucu, hidup dan cewek banget!
 


Review :
Cerita diawali saat Rahmi bertemu kembali dengan Nimo, kakak kelas sekaligus cowok yang sudah menjadi obsesi Rahmi sejak masa SMA. Pembaca kemudian diajak kembali ke masa-masa SMA Rahmi dimana ia untuk pertama kalinya bertemu dengan Nimo. Di masa lalu, banyak hal-hal yang dilakukan Rahmi agar bisa lebih dekat dengan Nimo, mulai dari masuk ke ekskul yang sama, kampus yang sama hingga tempat kerja yang sama. Namun hal itu ternyata tidak mampu mendekatkan Rahmi dan Nimo. Sekarang disaat Rahmi sudah memiliki Raka, Nimo hadir kembali. Siapakah yang akan dipilih Rahmi, obsesi di masa lalunya atau orang yang selalu ada untuknya?

Buku ini memang sudah lama terbit, bahkan sudah dibuat filmnya, tapi saya baru baca sekarang. Tapi nggak apa-apa deh, klo kata orang "better late than never". Saya suka cerita flashback masa-masa SMA Rahmi. Disana saya merasa seakan-akan diajak kembali ke masa SMA dulu dengan segala permasalahan yang terjadi pada masa itu. Yang kurang saya sukai adalah tokoh-tokohnya. Rahmi yang terlalu terobsesi dengan Nimo, Raka yang terlalu "santai" dalam menghadapi masalah dan Nimo yang egois. Keputusan atau tindakan yang dilakukan tokoh-tokoh tersebut dapat membuat saya sebagai pembaca menjadi kesal, walaupun saya menyadari sebagai manusia kita mungkin saja dapat juga membuat kesalahan seperti itu. 

Secara keseluruhan, Cintapuccino cukup menghibur. Saya memberi 3 dari 5 bintang.



Friday, January 10, 2014

Winner : December Puzzler

Tidak terasa kita sudah memasuki bulan dan tahun yang baru. Ini berarti sudah waktunya untuk mengumumkan pemenang December Puzzler. Namun sebelum mengumumkan pemenangnya, saya akan memebrikan jawaban riddle terlebih dahulu. Riddle yang saya berikan adalah :
Four letters, one word but it mean everything to us. Everyone know and have it, but nobody know what it will bring them. It can lead you to different roads, but everyone will have the same ending. It's the first thing you will meet in this blog
 
Dan jawabannya adalah :
LIFE

Dari 27 partisipan, terdapat 22 orang yang menjawab dengan benar. Namun setelah diperiksa di seluruh blog, hanya ada 7 orang yang berhasil menjawab semua riddle dengan benar dan mereka adalah :
  1. A. S. Dewi
  2. Ila Aulia Rahmah
  3. Asrina Maharani
  4. Fenny Herawati
  5. Cynthia Damayanti
  6. Octanty Mulyaningtyas
  7. Tezar Ari Yulianto
Dari nama-nama tersebut, maka kami telah memilih 3 orang pemenang. Penasaran kira-kira siapa yang menjadi pemenang? Dan orang-orang yang beruntung tersebut adalah :
  1. Fenny Herawati
  2. A.S. Dewi
  3. Cynthia Damayanti
Selamat kepada ketiga pemenang! Pemenang pertama berhak mendapatkan paket buku senilai Rp 250.000, sedangkan pemenang kedua dan ketiga berhak mendapatkan paket buku senilai Rp 125.000. Untuk ketiga pemenang diharapkan mengirimkan buku pilihan dan alamat pengiriman ke busy_mail125@yahoo.com paling lambat 12 Januari 2014.
 
Dan untuk yang belum menang, jangan berkecil hati karena masih ada giveaway-giveaway selanjutnya. Sebelum saya akhiri, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan event ini. Sekian laporan untuk December Puzzler kali ini, mudah-mudahan kita dapat berjumpa lagi di eventi selanjutnya dengan games yang lebih seru dan hadiah yang lebih banyak.

Monday, December 2, 2013

December Puzzler



Bulan Desember merupakan bulan yang spesial untuk saya karena pada bulan inilah (bertahun-tahun yang lalu),  saya pertama kali merasakan kehidupan di dunia ini. Di tahun ini menjadi lebih spesial lagi karena saya tidak merayakannya sendirian, karena ada 10 anggota BBI lainnya yang juga yang berbagi hal yang sama. Orang-orang yang sedang berbahagia itu adalah :
 
 
Nah... sebagai bentuk rasa syukur, kami memutuskan untuk ikut berbagi kebahagiaan juga kepada orang lain sehingga tercetuslah sebuah ide untuk membuat event ini. Sesuai dengan namanya, pada event "December Puzzler" ini para peserta diharuskan untuk mengumpulkan potongan puzzle yang tersembunyi di 10 blog buku dan menyusun kesepuluh kata itu menjadi satu kalimat utuh di blog terakhir. Seru kan?
 
Untuk yang ingin ikut berpartisipasi, berikut syarat dan ketentuannya :
  1. Peserta berdomisili di Indonesia, atau memiliki alamat kirim di Indonesia
  2. Mengisi data yang diminta secara lengkap, yang meliputi nama, alamat email, akun yg digunakan untuk memfollow blog, akun twitter dan facebook.
  3. Menjawab teka-teki yang terdapat di setiap blog di kolom yang sudah disediakan di masing-masing blog (total sebelas blog)
  4. Follow blog ini via GFC, follow twitter BBI (@BBI_2011), dan like page BBI di Facebook (blogbukuindo)
  5. Silakan sebarkan info.mengenai giveaway ini melalui media apa saja (optional)
  6. Pemenang yg tidak bisa dihubungi dalam 2x24 jam dianggap gugur dan akan dipilih pemenang baru
  7. Cukup satu kali saja mengisi entry di masing2 blog (total 11 kali), kalau ada yg kedapatan curang akan didiskualifikasi
  8. Pastikan menulis nama dan alamat email yg sama di setiap form
 
Sekarang biar lebih semangat mengumpulkan puzzle-nya, para pemenang akan mendapatkan hadiah sebagai berikut :
  • Hadiah utama : paket buku senilai Rp250.000,- untuk satu orang pemenang (di luar ongkos kirim)
  • Hadiah hiburan : paket buku senilai masing-masing Rp125.000,- untuk dua orang pemenang (di luar ongkos kirim)

Pemenang akan dipilih berdasarkan :
  1. Peserta yang memenuhi syarat dan ketentuan.
  2. Peserta yang menjawab semua teka-teki yang terdapat di sebelas blog dengan benar.
  3. Jika ada lebih dari satu peserta yang menjawab dengan benar, pemenang akan dipilih berdasarkan undian.
Sekarang langsung saja menuju ke petunjuk dari saya :
Four letters, one word but it mean everything to us. Everyone know and have it, but nobody know what it will bring them. It can lead you to different roads, but everyone will have the same ending. It's the first thing you will meet in this blog
 
Bagi yang sudah tahu, silahkan isi for berikut ini :

 



Bagi yang sudah mengisi form tersebut, silahkan meluncur ke blog berikutnya. Selamat berburu puzzle dan semoga beruntung!

Thursday, September 26, 2013

Review : Labirin Rasa : Beri Ruang untuk Hati Temukan Cintanya

Author : Eka Situmorang-Sir
Kategori : Romance, Travel
Format : Paperback (264 halaman)
Penerbit : Wahyu Media (26 Juli 2013)
Bahasa : Indonesia
ISBN- 10 : 9797957535

ISBN- 13 : 978-9797957537


Review :

Labirin Rasa menceritakan tentang seorang gadis yang sedang mencari jati dirinya. Di awal cerita dikisahkan bahwa Kayla merasakan tekanan dari orang tuanya karena IPK-nya jeblok. Atas saran dari sahabatnya, Kayla memutuskan untuk mengunjungi neneknya di Yogyakarta sekaligus liburan. Dari situlah perjalanan Kayla dimulai. Dalam perjalanan tersebut Kayla mengalami banyak hal serta bertemu banyak orang, mulai dari Ruben yang dianggap Kayla sebagai “pangeran fajar”-nya hingga Patar, pariban Kayla yang galak dan overprotektif. Dalam perjalanannya, Kayla juga mengunjungi berbagai tempat eksotis yang ada di Indonesia, tapi apakah Kayla akan menemukan apa yang dicarinya?
 
Labirin Rasa adalah judul yang benar-benar menggambarkan isi cerita buku ini. Layaknya labirin yang penuh dengan liku dan tantangan, seperti itulah juga kehidupan Kayla. Perjalanannya dalam menemukan jati diri diwarnai oleh berbagai rasa, baik itu suka ataupun duka. Yang saya sukai dari Labirin Rasa adalah ceritanya yang mengalir serta dekat dengan kehidupan kita. Selain, tempat-tempat yang digambarkan oleh penulis juga menjadi daya tarik cerita ini. Labirin Rasa bukan hanya menawarkan cerita cinta yang dialami tokohnya, tetapi kita juga dapat menemukan unsur budaya dan sejarah yang dikemas penulis dalam bentuk petualangan yang dialami Kayla. Satu hal lagi yang saya sukai dari Labirin Rasa adalah quote-quotenya.
 
Disisi lain, seperti kata pepatah “Tak ada gading yang tak retak”, Labirin Rasa juga memiliki kekurangan. Masih banyak terjadi kesalahan penulisan di dalam Labirin Rasa yang saya rasa cukup mengganggu pembaca. Dari awal hingga akhir cerita, banyak sekali terjadi kesalahan dalam penyebutan nama sehingga cukup membuat bingung jika kita tidak membacanya dengan cermat. Selain typo, di dalam Labirin rasa juga masih terjadi inkonsistensi, misalnya penggunaan aku dan gue, apalagi jika keduanya digunakan pada satu kalimat yang sama seperti yang terjadi pada halaman 5. Selain itu, saya merasa ada beberapa kejadian dan tokoh yang menghilang begitu saja sehingga terasa ada bagian yang hilang dari cerita tersebut, misalnya tokoh Dani yang tiba-tiba menghilang tanpa anda penjelasan apa pun.
 
Secara keseluruhan, saya menikmati cerita ini. Sebagai novel debut, saya rasa penulis sudah melakukannya dengan cukup baik. Saya merekomendasikan Labirin untuk pembaca yang menginginkan cerita cinta yang ringan namun penuh dengan petualangan.
 
Saya memberikan tiga bintang untuk Labirin Rasa.
 
 
"Cinta itu ibarat labirin rasa, semakin kamu ingin keluar, semakin jauh kamu tersesat"
 

 

Wednesday, August 14, 2013

Review : Love, Hate & Hocus-Pocus

Author : Karla M. nashar
Kategori : Romance, Humor
Format : Paperback (264 halaman)
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama (2008)
Bahasa : Indonesia
ISBN- 13 : 978-9792289619

Deskripsi Goodreads :

Hate at first sight. Itulah definisi yang tepat untuk menggambarkan Troy Mardian dan Gadis Parasayu. Mereka partner kerja yang dinamis––sedinamis gejolak permusuhan yang terus meletup di antara mereka berdua.

Menurut Gadis, Troy Mardian adalah contoh sempurna tipe manusia yang tercabut dari akarnya. Jelas-jelas asli Indonesia, kok pakai bertingkah ala bule? Rambut dicokelatin, ngomong bahasa Inggris, barang-barang harus label desainer, dan mati-matian mempertahankan imej metroseksual biar tetap bisa menyandang gelar The Most Eligible Bachelor in Indonesia.

Sedangkan menurut Troy, Gadis Parasayu (atau Paras Ayu) adalah nama terkonyol yang pernah didengarnya. Di Amerika tempat Troy dibesarkan, nggak ada orangtua yang cukup gila menamai anak mereka dengan Beautiful Face Girl. Narsis sekali! Okelah, wajahnya memang eksotis plus lekuk bodi bak JLo, tapi masa sih suka banget pakai merek lokal?